Selasa, 01 April 2008

last day of march

Mch1876 personal journal:

Last Day of March 2008.

Hari ini diwarnai oleh kuningnya Ducati, yang gw liat dengan mata terbelalak dan menelan ludah di automall, oleh merahnya kuah kimici ramen di lantai bawah plasa indo, oleh coklatnya mata si manis anak Mitsubishi di Gatot Subroto.

Bangun pagi, kepagian malah, jam 6.00, omigosh di luar jendela masih rada gelap gitu, mau tidur lagi ga bisa, buka baju, gerahhh.. idupin metro tv, dan merangkak minum something fresh..

Dressed for success, they said, yup, hari ini bakal ketemu counterparts dari mainland makanya wearing my best Mark & Spencer outfit and matching M&S black pants, hari ini gw yakin banget bakal conquer the world.

Shaking hands, greetings, dan dapat oleh-oleh yang gw pikir ga bakal dapet, Topi Hijau Chairman Mao dan Tas selempang khasnya, hmm.. it turns out to be nice morning..

Dan to make story shorts, bener ga ada yang abadi selain perubahan, yup my counterparts sudah menjadi lebih jauh membaik, not mellowing, but only more understand the local customs, and cultures..

Muter-muter and got stuck by lighting (meminjam istilahnya Godfather), yup this Toraja’s girl with nice legs and nice skirt to match with. Aksen yang aneh, senyum yang shy, but lancar banget ngejelasin produk, N*N* was her name, short bob hair, with slight brownies highlights, and cute lips..

Hhueheuhe... got her number tough, but.. lets just put that afternoon encounter eternal, dont add some fuel and shat on it..:)

Makan nasi goreng aneh di warung kita Automall, pedess.. with otak-otak..

Berbinar-binar banget gw, eyes keep locking with some chics yang duduk sama bunch of idiots yang put everything they got to attracts this chic, but instead this chic is always roll her eyes to me (huehuehe ge-er banget dah gw)

But seperti yang sudah-sudah, ini ga disudahi dengan some silly acts to pretend to ask something and got her number, yang ini dibiarkan begitu aja.. lewat kaya angin..

Dan susah banget mengingat disekitar automall ada banyak banget perkantoran, dan she could be on one of those tall arogant buildings nearby..

...

Malamnya kembali makan korean food di lantai bawah plaza indo..

Ketawa-ketawa kampaii,..

Dan wandering around ga karuan, cuman sempet ngaskus di coffee bean doang..

Satu pertanyaan sempet menggantung..

Kenapa di tengah keramaian gw selalu ngerasa sepi?

Hmmm sudahlah...

Ngebut menerobos lampu merah, ngelaksonin busway yang lelet, dan parkir di tempat gw ngangkat besi tiap hari.. jam 8.30 busettt mana sempat, keburu telat...

Langsung.. dan ternyata masih bisa ya speakin penjaganya, nambahin uang jalan, untuk bisa sampai jam 10.00

Dan thats what happen to my day..

Sekarang udah mandi, ngantuk, dengerin gita gutawa lagi berulang-ulang, enak banget lagunya bikin merinding, dan ngetik blog ini

(mata berat, 22.35)