Semua kata yang bisa terucap sudah terucap.
Semua dalil dan kaidah dan retorika tak terbantahkan, sudah jadi argumentasi basi.
Semua ON/OFF dan OFF dan OFF dan ON dan OFF lagi terus terjadi bagai pengulangan Sisifus.
Semua yang bisa terasakan, sudah terasakan.
Namun sekali lagi, siang itu, semua angkasa menyusut jadi satu, semua burung merah muda terbang berlarian membentuk lingkaran lembayung senja, dan terbang melayang membentuk jantung dan hati dan nun jauh disana panah yang tajam bagai sembilu.
Kembali, inilah moment dimana kamu berbinar-binar menceritakan mimpi-mimpi kamu dan aku Cuma terpekur menatap mata coklat kamu.
Kembali, bengong menerawang keluar jendela resto fast food di melawai plaza.
Semua yang bisa terasakan, kembali terasakan, dua kali, tiga kali, seratus kali lipat.
Mungkin ini ya, yang dirasakan sang ksatria saat menatap sang putri, atau malah si bintang jatuhnya? Karena si putri sendiri telah menjelma jadi bintang jatuh. Dan si ksatria terbakar berpendar-pendar.
(pojokan antara billboard iklan, dan kenyataan; sore hari, saat kamu menunggu Damri)
Senin, 24 Maret 2008
Sepenggal Kisah Lama
Posted By
Gandhi _telah_mati
at
11:32 PM
4
comments
Label: kamu
The Art of Over Training
The art of over-training.
Nonton film super-size Me-nya Michael Moore, tentang McDonalds dan semua downsidenya, jadi inget sama sebuah quote yang dulu terpampang megah di bemo corner, sudut bemo basa indonya, di jalan legian (bukan legian street), kuta-bali, sebuah quote di billboard Quiksilver Pro, yang berbunyi “balance is everything.”
Yup, yang seimbang itu penting, yang selaras, in balance with surrounding, yang ngepas, ga berlebih itu baik, bahkan segalanya, kata billboard itu.
Makan ga berlebih, ga bakal ada masalah dengan lambung, dan all those things inside. Ga bakal ada masalah dengan kolesterol, napas ngap-ngapan, ukuran celana ga pas, hingga bau badan..(beneran nih..:p )
Semuanya ga berlebih, maka hidup itu akan selaras.
Namun, sekali lagi terkadang selaras ga akan terasa cukup, bahkan selaras itu terasa ga imbang, ga memenuhi letupan-letupan katup adrenalin di tubuh kita. Bahkan sesuatu yang ngepas, yang standard, yang rutin, yang omigod, mediocre, pasti terasa engga lo banget kata MTV.
Inget kata selaras, hal pertama yang melintas dalam pikiran aku adalah: dull morning, bangun dengan perasaan kuyu, secara otomatis ke toilet, minum air putih, mandi, dan bikin kopi. Yang tumpul, yang layu, yang ga ceria. Ga ada challenge.
Memang, semuanya harus pada porsinya, selaras, hubungan kita dengan sesama, dengan alam, dan dengan Tuhan (tri hita karana, betul ga sih? .. ) otherwise, seperti yang terjadi belakangan ini, pemanasan global, tenggelamnya pulau-pulau kecil, dan banyak hal mengerikan lainnya. Jika mau nebang, harus mau nanam.
Tapi jika hubungan kita dengan semangat kerja, dan produktivitas, dan motivasi, maka alangkah ga benarnya, filosofi semua sudah ada porsinya, menurut aku, memang there is no such thing as perfect thing, perfect body, perfect government, perfect combination (kecuali proporsi agung Da Vinci), perfect policy, karena pasti ada plus, ada minusnya, pasti ada yang negatif dari sekian hal yang positif, tapi semangat semua sudah ada porsinya, semangat “nrimo” ini adalah semangat yang salah, semangat yang kalah, semangat orang terjajah. Kita, human being, makhluk berakal, haruslah terus melakukan inovasi terhadap diri sendiri, memperbaharui diri sendiri, keep us up to date, sehingga kita telah melakukan klaimisasi penting, yaitu kita bukanlah generasi pe”nrimo”, yang nerima aja.
Selaras berarti sempurna, (nyanyi bentar akh: kau begitu sempurna.. Andra & The Backbone hehehhe), perfect balancing, yang disukai orang-orang akunting, dan team finance di perusahaan gw (how the hell i suppose to get a receipt at small warong? Hihaihaiha). Yang mana, satu-satunya dari sekian hal yang menurut gw “penting” di kampus ekonomi dulu adalah bahwa THERE IS NO SUCH THING AS PERFECT COMPETITION, karena pasar persaingan sempurna, hilangnya invisible hands, campur tangan pemerintah dari pasar itu, akan berakibat pada penjajahan gaya baru, yaitu tunduknya kepala kita terhadap kaki-kaki ekonomi gurita raksasa Negara Madjoe,(atau trans national corporation) alias Neoliberalisme.
So, menurut gw, perlu banget sekali-sekali untuk “disturbing the peace” motonya clothing SMP (sex, money, power), sekali-kali untuk lompat pagar, sekali-kali untuk merubah kebiasaan, mengubah kanan jadi kiri, keluar untuk masuk, dan turun untuk naik. Sekali-kali dengan spirit semangat adrenalin, jiwa muda, dengan energi lebih, jiwa-jiwa yang punya jaman, haruslah memompa, giving everything their got, untuk melakukan sesuatu yang menurut mereka, mulia dalam kadarnya.
Ketidakselarasan ini yang gw maksud. LOMPAT! JuMP UP!
Artinya mengejar mimpi kita, engga nerimo, dengan sepenuh tenaga, sekuat tenaga, dengan power penuh di tangan dan suara menggelegak dan bara api di dada, merubah keselarasan, living our dreams.
Ketidakselarasan ini yang gw maksud.
Chaos.
Dengan Chaos untuk mencapai Order.
Inilah seninya overtrained, overworked, to become over the top.
(jakarta, 21.27 malem, while someone is transiting on east java airport, and “spaceboy-smashing pumpkins” is on the air)
Posted By
Gandhi _telah_mati
at
11:30 PM
2
comments
Label: serius
MINGGU MALAM
Minggu malam
Jam delapan tiga enam
Abis gerimis
Udara stand still
Jadinya gerah
Suara cempreng dan renyah gita gutawa menyanyikan sempurna
“kau begitu sempurna, dimataku kau begitu indah..”
Kopi gelas ketiga sejak pagi buta
Last minute cancellation biasanya buat aku kecewa
Tapi kenapa sekarang engga ya?
Karena memang mungkin sekarang bukan saatnya
Masih ada senin siang
Jam makan siang
Saat semua penat berada di ubun kepala
Saat semua gundah melonjak hingga membahana
Saat kamu benar-benar perlu suara..
Yang buat tenang
Tangan..
Yang buat tenang
Saat itu, aku akan ada.
Jadi ga peduli, sekarang kamu ga ada disana
Yang penting, saat kamu perlu aku, aku akan ada.
Minggu malam
Jama delapan tiga enam
Abis gerimis
Betapa aku merindukan hujan
Biar buat sejuk suasana
Diluar dan didalam sini
Yang seringkali terbakar
Acapkali menjadi belukar oleh gundah gulana
(You know who you are, jakarta, minggu malam, 20:36)
Posted By
Gandhi _telah_mati
at
11:17 PM
0
comments
Senin, 11 Februari 2008
Rat Year

Kayanya belum habis sisa pusing atau hangover akibat party-party dan segala kesibukan menjelang taon baru, serta libur-libur panjang, eh here comes another long weekend..
Bukan berarti gw ga suka long weekend (kapan lagi gw bisa merasakan bangun sedikit lebih siang, dan merasakan beberapa hari stress-free? Dan feeling the warmth and comfort of places we called home?) dan karena kantor gw, adalah salah satu dari kantor-kantor yang engga merasakan urgency permasalahan memanjakan karyawan, dan menolak cuti bersama, dengan perkecualian bosses family, bosses secretary, bosses long related friend, and the list could go on..
Yup libur Imlek, another New Year, in the most ancient civilization on earth, Chinese civilization..
Mmm, ada yang lucu dalam pelaksanaan liburan imlek kali ini, yaitu pembatalan cuti bersama secara mendadak. Dan ini berarti penghapusan kesenangan dan senyum dari wajah-wajah lelah manusia Jakarta yang haus akan hiburan dan liburan.. Namun tetap saja, liburan yang telah well planned, rencana-rencana ga semudah pemerintah yang bikin peraturan dan pengumuman, terus membatalkannya, ga semudah penggusuran-penggusuran pemerintah, ga semudah cuap-cuap dan janji akan negeri makmur gemah ripah loh jenawi, namun banjir tak kunjung berhenti..
So, pembatalan liburan meaning pembatalan deposit, hangusnya tiket pesawat, dan hilangnya kesempatan bersama keluarga..
Dan what the heck, jalan tol cipularang tetap saja macet semacetnya pada saat hari Rabu kemaren menjelang.
Iya pembatalan deposit, hangusnya tiket pesawat, bisnis deal yang batal, dan serentetan kerugian puluhan ribu orang yang kemarin ga bisa berangkat di Bandara Soekarno Hatta aja ga jelas perhitungannya, mau minta pengertian ke siapa?
Jadi mungkin biar sedikit lebih jeli, dan berbagi kesusahan, maka Class Action adalah jalan yang smart agar ada sedikit kata profesionalisme bagi Bandara International di Ibukota Negara semacam Soekarno Hatta ini.
Rat Year, taon tikus. Dalam mitologi China.
Dont know what its meaning, namun some says that this year is Revival Year, taon kebangkitan, taon pemulihan. (amen to that..)
But kalo inget Rat, mungkin aja taon ini banjir masih akan ada, karena sekarang adalah taonnya tikus yang menghuni lorong-lorong gelap metropolis dan berenang-renang ditengah tumpukan sampah jakarta, yang menjadi penyebab banjir.
Atau mungkin aja taon ini akan lebih banyak korupsi, ada banyak Temen Makan Temen, ada lebih banyak koruptor kabur, penggerogotan uang negara, dan cara-cara licik yang ga dilakukan terang-terangan seperti halnya tikus.
Tapi.. huehuehueh itu cuman dugaan semantik dari sifat karakteristik Tikus.
Dan ga berarti banyak bagi yang ga mau pusing atau percaya sama hal-hal ga jelas macam mitologi.
Yang pasti, seperti halnya taon baru yang dipenuhi sama resolusi-resolusi dan janji-janji. Tahun ini adalah tahun yang harus dijalani secara gas tertekan penuh, melaju kencang menuju target kita masing-masing. Bagaimana jika belum punya target??
Well, set one tonight!!
Karena memiliki target adalah melakukan one small step, tapi memilki hasil like one giant leaps towards the fullfillment of our DREAMS.
Whether we like it or not, sekarang adalah saatnya mengasapi lobang-lobang Tikus dalam kehidupan kita, dan mementung Tikus2 yang keluar sempoyongan. Karena kita akan membangun Lumbung Kehidupan yang kokoh, dan kuat serta Rat Proofed..
(bandung, 2nd day of Rat Year, 080208)
Posted By
Gandhi _telah_mati
at
7:27 PM
2
comments
Senin, 04 Februari 2008
FROM MM to FN
From MM to FN
Kenapa ya Monday Morning itu selalu sucks?
Yang hampir mirip sama sucknya Friday Evening.
Dari Jumat Malam, jam tiga sore sudah dipenuhi kegembiraan meletup letup, seperti energi yang dialirkan Grande Frap di Bucks Senayan. Gila, tempat ini bahkan sudah ga cocok lagi dijadikan tempat ngobrol bisnis, bising, seperti TK di sebelah markas dulu di Bali.
Tamu bisnisku sore itu, bilang, kirain aku nyaman di Bucks, karena sebenarnya masih banyak tempat ngopi yang lebih enak buat ngobrol katanya.
Emang sih, pelayanan quite well, bahkan i slightly noticed any dissapointment dalam wajah para pekerja disana. Senyum para server begitu sumringah, kalo ga senang dalam bekerja. Bikin sedikit adem.
Oya, yang lalu lalang, ada sih beberapa ABG yang jumpy, bahkan dari cara jalannya, beberapa anak muda, or yuppies, who can tell the difference, ngebuka lappie, dan ngejogrok under the hot sun of Jakarta, as if they were in Harajuku or something.
The lady with nice brownish hair, di sebelah aku, lagi mentraktir keluarganya yang seems ga berasal dari kota dimana demam kopi caffein tinggi macam Bucks ini sudah merajarela.
....
Akhirnya taxi sampai juga. Finally.
Pulang, pulang ..
Hari paling dinanti seantero karyawan di seluruh dunia. While, some of us, or them are off to a good time. I am worn out. Dan ga sabar buat merebahkan diri, bersihin aquarium kura-kura, or just ngaskus, tanpa beban pikiran, hahaha..
(itu sekilas laporan pandangan mata, dari Jumat Malam gw..)
Tapi satu hal yang ga kalah penting, Jumat Malam di Jalanan Jakarta ga menyisakan spirit untuk pulang kepelukan anak-istri tercinta, atau weekend yang panjang, bermalasan, dan penuh dengan cinta di udara. Friday Night di Jalanan Jakarta, adalah triple dari kemacetan di hari biasa. Yup, where the hell that this Big F Truck came out all of sudden? Terus motor-motor yang sudah menyemut, kenapa tambah menyemut lagi ya? Sumpah serapah, mulut-mulut kotor tak berRinso, mulai memenuhi udara Jakarta, after office hour, yang berbau sampah polusi beroktan tinggi, dipicu kelangkaan tempe, dan minyak tanah, dan bensin yang ga berhenti naek. Belum lagi ketololan-kebodohan biasa di kantor, bule yang macam doggie, Jepang yang kaya tokai, all bosses are came from hell-lah pokoknya.. menambah racun-racun di udara, Jakarta, Jumat Malm, sepulang kerja.
Hampir mirip kaya Monday Morning, yang sudah gw akali dengan berbagai cara, pergi lebih pagi, sama aja, lebih siang, juga. Jadi Monday Morning, gw akan jalani seperti biasa, bersama ribuan Zombie berkantung mata, dan naluri mekanikal yang menjalankan kendaraan. Dan sedikit menegang ditambah cucuran keringat, ketika bis yang biasa dateng mulai telat, atau karena rute biasa ke kantor, tiba-tiba berantakan dibongkar lagi untuk kesekian kali..
Dan di saat Minggu Malam, kaya gini ini..
Suhu 23 degree, lying down facing my lappie, Gw koq jadi malezz banget ya menghadapi senin..
So so sehingga, gw jadi berharap penuh ada hari Libur dalam menghadapi tewasnya Kakek Tua, bukan Cuma masa berkabung. Hahhahha.
Posted By
Gandhi _telah_mati
at
8:17 PM
1 comments
Label: bacaan santai
CORPORATE BREAK: (baca: prison break)
CORPORATE BREAK: (baca: prison break)
Berasa kaya dah lama bener ya ga ngeblog..
Hmm... well.. ini pasti gara-gara kemaren libur, extended long weekend..
Direncanakan dengan matang sih kaya rencananya Scofield.. tapi sayang outputnya ga seperti planned..
Ketika Kamis libur, Tanggal berbeda warna.. dan itu berarti.. Friday = Harpitnas.
So? What would a normal clerk would do? What would a Manager do? What would White Collar Workers do? What would Spacemonkey do?
Setelah spending Idul Fitri, Xmas dan New Year tanpa one single libur outside the Red Date, i ve decide to take do One Day Off.. Single Holiday.
Still pada hari yang telah direncanakan, pada hari rabu malam, gw mulai ngerasa ini salah. (mulai teracuni dengan wacana-wacana motivasi keranjang sampah, dan pengabdian pada perusahaan yang telah mencuri waktu-waktu bersama keluarga kamu..) Terlebih saat hari Jumat, D Day.. even when i did crawled in my bed, while thousand of needles invading my upper stomach.. aku ngerasa bersalah.
Dan those corporate bastards, instead of giving me support, and make amend with new cover all health insurance, malah nanya kenapa bisa sakit? Dan kapan bisa masuk?
Mmm, i came to conclusion that those corporate bastard should experienced some “Tyler Durden” in their lifes..
Yup gw memang going home dan ketemu all my bro and sis except the one in the West Rice Town.. tapi beberapa hari terakhir gw ngerasa perut gw mulai ga beres, perih-perih ga karuan gitu. (kaya menyimpan seekor Tazmanian Devil yang berputar-putar kaya Angin Taifun dan membawa ribuan jarum yang menusuk-nusuk)
Akh..
Naik becak..
mmm.. one hell of rollercoaster ride, without lamps, and the inhuman city roads, and bumps and water flooding streets.
Finally i made it to Dr Agus.. Not much of talk, diagnosed with Maag.. Asam Lambung.
Pulang.. agak mendingan..
Dan Cuma bertahan sehari..
Saat gw pulang ke Jakarta, wah.. ternyata ada perjalanan yang gw rasa jauhh lebih lama dari perjalanan naik becak dari Rumah ke Dr Agus tadi, yaitu perjalanan Bandung Jakarta yang menyiksa. AC terasa banget memukul-mukul perut gw. Dan perih yang ga bisa di washed away pake aqua. Sehingga gw diem aja seribu bahasa, dan perih dan perih.
Lima Belas Menit itu waktu yang gw perlukan untuk bisa menahan lebih lama lagi sakit itu di rumah. Dan akhirnya gw ga tahan lagi. Dan Hello Dr Steven. Dan aku didiagnosa dengan Peptic Ulcer (radang usus 12 jari..) aduwh..
Jadi 3 hari lagi off.. dan giving me chance to menata ulang pola makan gw. Dan hiks bye bye coffee and tea.. and hot choco.. my only friend would be white cold milk.
Dan ga ada cemilan allowed. Dan Pola makan by the hour yang strict.
Dan sekarang adalah hari ke-2 gw beristirahat, sudah agak segar, namun masih dipenuhi kekhawatiran akan sudden attack itu. Mmm, miss my blog, at least within next week First Media would be installed in my home. And this resting day giving me opportunity to finished my second season of Prison Break..:)
Phew... after Day -3 .. kembali ada serangan udara.. dan akhirnya tanpa membuang waktu.. gw checking in at RS Mitra KG.. this is final i suppose, and yup..
BATU EMPEDU.. sounds strange isn’t it..
Yup..
(mengenang perdjoeangan di Boelan Djanuary, huehuheuhe )
Posted By
Gandhi _telah_mati
at
8:08 PM
0
comments
Minggu, 20 Januari 2008
So the result in 21 first days of the year??
2008.
phew.
Diawali dengan tanpa kembang api, atau hura-hura dan tidur memetuk "TOTO"
Kenapa ya, disamping all the choices in the world, gw koq malah males kemana-mana?
yang ada malah akhirnya cerita, ujan-ujanan, engap-engapan lari menembus ujan, makan nasi goreng, dan ngobrol sepagi suntuk bareng Kawan lama dari Bali.
I dont know if it was the mystical 8 (number 8) which means luck in chinese culture, or just the euphoria of the New year, with New Hope, and New Resolution,
but somehow i kinda sense that this will be a Great Year.
Without the Written On The Walls Resolution, gw pengen straighten up this year.
Quit Smoking, Quit semua yang buruk lah. getting married, and stuff..:D:D
Memasuki awal tahun, ini
gw coba doing something goods, making up for lost years for my parents :) with one single step
closer with The Maker, GOD.
Being Humble
Learning to Fly.. (in positive sense off course)
Got better promotion or career boost
So the result in 21 first days of the year??
got sick along the way. Batu Empedu, dont know what its called in English. Spending millions on Hospital. Millions on Vehicle on Moms house :):) still hurts sometimes, kaya luka di siram asam, yang kata Dr Steve mampu buat besi berlubang dengan Ph 1.
Gara-gara? Kolesterol. Arkhh.. OK..OK.. yup biological clock ya? Stay Healthy Life deh..
Being Mature, and Thinking Twice on Everything.
I suddenly has lost interest in taking drastic measure or action in facing something. Orang Tua, or Dewan Syuro, demikian anak-anak di Frontier used to call me, but hey..
lebih baik, ketimbang Marc Anthony yang bilang.." ternyata menjadi kalah itu ga so bad ya? matahari masih bersinar, burung masih berkicau..." (padahal ga berapa lama dia terkepung, dan akhirnya bunuh diri..)
Updating my Profile on FS and Jobstreet
yup ini result dari being mature tadi..hahahha.. almost sefunny dan menyedihkan Orang-Orang yang Licking Ass pada Kakek Tua yang lagi dying di Rumah Sakit Pertamina.
dan juga harus get a better life dong kali ini, taon ini.
mmm, i think i would be better if 08.08.2008 be a special day for me.. in what terms? have no idea, really... :p
All the swell-headed walls is Trembling Down
Jadi inget sama Inouf, short of Smirnoff, hhueheu, my colleagues in Bali, who always remind me.. ati-ati ya bang, jangan aneh-aneh, bang..
yup kali ini gw ga aneh koq.. karena sudah ada mekanisme pengendalian diri yang luar biasa di alam ini.
Dan kali ini, saat kebaktian, my brand new K-800i is stolen. well.. nothing left to say..
but hey maybe, i dont need it that much, and that would only be my tools to Swell Headed me..
that goes my 2.2 mill..:)
yup that my 21 days of 2008 result..
oya.. yup.. i've managed to stay straight all this times..:)
Posted By
Gandhi _telah_mati
at
10:58 PM
7
comments
